Kabupaten Yahukimo

Website Resmi Pemerintah Kabupaten Yahukimo

Home : Artikel » Kelangkaan BBM Di Kabupaten Yahukimo Menjadi Evaluasi Serius Dari Semua Pihak

Kelangkaan BBM Di Kabupaten Yahukimo Menjadi Evaluasi Serius Dari Semua Pihak

28th October 2011

Sudah hampir beberapa minggu ini warga Dekai, Kabupaten Yahukimo kesulitan mendapatkan BBM terutama bahan bakar bensin. Hal ini sangat merugikan semua warga yang dalam aktivitas sehari-harinya bergantung pada bahan bakar bensin ini.

 

Pada hari-hari sebelumnya harga bensin sudah naik menjadi Rp. 30.000,-/ liter yang harga normalnya adalah Rp. 10.000,-/ liter. Bahkan informasi dari masyarakat hari ini harga bensin sudah melonjak menjadi Rp. 60.000,-  s/d Rp. 70.000,- / liter. Akibat dari melonjaknya harga bensin ini, aktivitas masyarakat di Dekai menjadi terganggu. Dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terhambat pekerjaanya karena lokasi kantor yang jauh sehingga membutuhkan kendaraan untuk kekantor, para pedagang yang harus menggunakan mesin genset untuk aktivitasnya, bahkan yang paling terasa efeknya adalah tukang ojek yang harus menaikan tarif ojeknya, yang menyebabkan keterbatasan kemampuan membayar ojek dari warga yang tidak mampu.

 

Adanya upaya subsidi BBM dari pemerintah dengan harga Rp. 5000,-/ liter sebenarnya merupakan langkah yang positif dari pemerintah untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di Dekai. Namun dengan habisnya stock BBM yang bersubsidi tiba-tiba stock BBM terutama bahan bakar bensin menjadi langka total. Permasalahan ini menjadikan pertanyaan berbagai kalangan “Apa yang sebenarnya apa yang terjadi dengan kelangkaan BBM ini ?”  

 

Permasalahan ini diharapkan menjadi pembahasan semua elemen masyarakat di Dekai, dari Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan tokoh-tokoh masyarakat. Dengan kelangkaan bensin ini banyak hal yang dikhawatirkan yaitu memicunya kemarahan warga sehingga kekacauan terancam tidak dapat dihindari.

 

Oleh sebab itu Pemda Kabupaten Yahukimo menghimbau agar masalah ini benar-benar dikaji lebih dalam, semua yang terlibat didalamnya saling membantu bukan menambah keruh permasalahan. Pemda bersama-sama anggota kepolisian melakukan survei langsung di lapangan dan mengecek permasalahan yang sebenarnya terjadi. Para pedagang pun diharapkan menjual bensin yang ada dengan harga yang wajar, karena para pedagang pun membeli dengan harga yang murah. Sehingga semua masyarakat yang ada di Dekai dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik dan roda perekonomian di Kabupaten Yahukimo tetap berjalan dengan normal. (Sumber : Pemda Kabupaten Yahukimo)